Seputar Publik / Berita

UHAMKA Perkuat Kampus Aman dan Inklusif, Gelar Seminar Pencegahan Kekerasan di Era Digital

Satgas PPKPT UHAMKA menghadirkan akademisi, psikolog, pakar hukum, dan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI untuk memperkuat pencegahan kekerasan fisik, seksual, perundungan, serta kekerasan berbasis teknologi di lingkungan perguruan tinggi.
UHAMKA menggelar Seminar & Talkshow Bina Talenta bertema UHAMKA menggelar Seminar & Talkshow Bina Talenta bertema "Menciptakan Lingkungan Belajar dan Ruang Publik yang Aman dan Inklusif di Era Digital" sebagai upaya memperkuat budaya kampus yang bebas dari kekerasan, menghormati hak setiap individu, serta meningkatkan literasi sivitas akademika dalam menghadapi tantangan dunia digital.

Ia juga menyampaikan bahwa meningkatnya perhatian terhadap kasus kekerasan di lingkungan pendidikan menjadi pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat dalam membangun sistem pencegahan yang efektif dan berkelanjutan.

Melalui seminar ini, UHAMKA kembali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan lingkungan akademik yang aman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan.

Edukasi lintas disiplin yang menghadirkan perspektif kebijakan, psikologi, hukum, dan legislatif diharapkan mampu meningkatkan literasi sivitas akademika sekaligus memperkuat budaya saling menghormati, melindungi, dan menciptakan ruang belajar yang aman, baik di lingkungan kampus maupun di era digital.

Seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang aktif mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab mengenai mekanisme pelaporan, perlindungan korban, serta strategi pencegahan kekerasan berbasis digital.

Ke depan, UHAMKA berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan budaya kampus yang aman, inklusif, dan bermartabat bagi seluruh warga perguruan tinggi.(Red)*

Tulis Komentar

Komentar