Seputarpublik.com, Aceh Tamiang – Menjelang penarikan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Gelombang II, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menggelar kegiatan buka puasa bersama warga serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (2/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Nurul Yaqin, Dusun Satelit Graha, Kampung Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, tersebut menjadi penutup rangkaian pengabdian praja IPDN selama hampir satu bulan dalam membantu pemulihan wilayah terdampak di Aceh Tamiang.
Dalam kesempatan itu, Bima mengajak para praja membagikan pengalaman selama bertugas. Ia menegaskan bahwa kehadiran praja IPDN bukan sekadar menjalankan penugasan, melainkan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Para praja dinilai telah mencurahkan tenaga, waktu, dan kepedulian untuk membantu warga bangkit dari kondisi terdampak.
“Itulah yang disebut the pleasure of giving, kebahagiaan dalam memberi,” ujar Bima.
Ia mengingatkan agar pengalaman lapangan tersebut menjadi pembelajaran berharga dalam membangun keikhlasan, empati, dan karakter sebagai calon aparatur pemerintah.
Lebih lanjut, Bima menegaskan bahwa kepulangan Praja IPDN Gelombang II bukan berarti proses pemulihan di Aceh Tamiang telah berakhir. Sesuai arahan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Kemendagri akan kembali mengirimkan Praja IPDN Gelombang III untuk melanjutkan upaya pemulihan di wilayah tersebut.
“Ini bukan penutupan, insyaallah akan hadir gelombang ketiga untuk membantu kembali,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Tamiang Armia Pahmi menyampaikan apresiasi atas dedikasi para praja selama bertugas. Ia menjelaskan bahwa wilayah Kompleks BTN Satelit Graha yang sebelumnya terdampak cukup parah kini menunjukkan perkembangan signifikan berkat kerja keras praja IPDN.
Selain membantu pembersihan lingkungan, kehadiran praja juga turut menggerakkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat.
“Dengan beberapa target yang harus kita bersihkan, mungkin nanti praja IPDN Gelombang III akan ditugaskan di Kecamatan Rantau dan juga Kota Kuala Simpang. Karena masih banyak lumpur yang harus kita bersihkan,” ujar Armia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Mendagri Muhammad Tito Karnavian beserta jajaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Armia berpesan agar para praja senantiasa menjaga keikhlasan dan semangat pengabdian.
“Kalian jangan jadikan beban setiap persoalan. Jadikanlah tantangan yang harus kita hadapi,” tandasnya.
Suasana buka puasa semakin hangat dengan penyampaian kesan dan pesan dari warga atas kehadiran praja IPDN. Salah seorang warga, Asniwati, mengaku sangat terbantu setelah rumah dan saluran air dibersihkan dari lumpur yang sebelumnya menghambat aktivitas sehari-hari. Ia berharap para praja dapat kembali berkunjung sebagai bentuk silaturahmi.
Warga lainnya juga menyampaikan hal serupa, terutama karena perbaikan parit dan saluran air membuat fasilitas lingkungan kembali berfungsi normal.
Menjelang waktu berbuka, Bima turut mengisi kegiatan dengan permainan interaktif bersama warga dan praja serta membagikan cinderamata sebagai simbol kebersamaan.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Bima juga meninjau sejumlah kantor perangkat daerah, antara lain Dinas Dukcapil, Dinas Kesehatan, Inspektorat, serta Badan Kesbangpol. Ia turut mengunjungi sejumlah dusun yang menjadi target operasi pembersihan lumpur oleh Praja IPDN Gelombang II guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai target. (red)*