
Selain itu, dirinya juga menambahkan, untuk surat dan dokumen yang hilang mulai dari, KTP, KK, buku nikah, SIM bisa langsung lapor disini, bahkan untuk KTP bisa langsung jadi buat disini.
“Untuk kedepannya para pengungsi tidak akan tinggal lagi disini, mereka mencari kontrakan yang baru, tapi masih disekitaran sini, karena para korban disini hampir 98% adalah pengontrak, hanya 2% nya saja pemilik rumah sendiri,” jelas Abdul Majid lagi.
Salah satu korban kebakaran yakni Ibu Mardiati, hari ini Ia berpamitan kepada para pengurus di pengungsian khususnya kepada ketua RW 08, Ia bersyukur baru saja mendapatkan tempat kontrakan yang baru di sekitaran sini, tetapi dirinya masih di perbolehkan untuk mengambil segala kebutuhan seperti makanan, pakaian, juga obat-obatan di tempat pengungsian.
“Saya sangat bersyukur sekali, meskipun ini musibah yang cukup berat, tetapi disini kami sangat diperhatikan sekali, tidak kurang satu apapun untuk kebutuhan sehari-hari, saya mengucapkan banyak terimakasih sekali kepada semua pihak yang telah membantu kami selama ini,” ujar Mardiati, sambil meneteskan air mata.
Abdul Majid menambahkan, bahwa besok pukul 12 siang adalah batas akhir waktu para pengungsi berada di halaman kantor BPS ini.
“Besok siang adalah batas akhir para pengungsi di lokasi ini, dan kami akan memberikan sedikit santunan kepada mereka untuk biaya tambahan mencari kontrakan baru, juga seragam sekolah bagi mereka yang mempunyai anak masih bersekolah,” pungkas Abdul Majid. (Hel)
Komentar