Salah satunya adalah Dr. (C) Suteni, SH., SE., M.BA., MH, mahasiswa Magister Ilmu Hukum yang berdomisili dan bekerja di Hong Kong.
Ia mengungkapkan bahwa proses pembelajaran daring memberikan ruang diskusi yang kaya karena melibatkan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
> "Selama perkuliahan daring, kami saling bertukar pandangan dan mengkaji berbagai kasus hukum dari perspektif masing-masing daerah. Ketika tiba waktunya ujian tesis dan bertemu langsung di kampus, rasanya sungguh luar biasa, seperti menemukan keluarga baru dari segenap penjuru Indonesia," tuturnya.
Hal senada disampaikan Suhardi, SP., SH., MH., M.BA, mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang menilai ruang belajar Pascasarjana UNIS menjadi wadah bertemunya beragam budaya, pengalaman, dan wawasan kebangsaan.
Sementara itu, lulusan Magister Ilmu Hukum Elias Karim Nasution, SH., MH., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilannya menyelesaikan studi di UNIS.
Ia menilai ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan memberikan manfaat bagi pengembangan karier maupun pribadi, sekaligus memperluas wawasan melalui interaksi dengan mahasiswa dari berbagai daerah.
Menurutnya, gelar magister bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga amanah untuk terus berkarya, mengabdi kepada masyarakat, dan menjaga nama baik almamater.
Siap Menuju Wisuda Oktober 2026
Yudisium Program Pascasarjana Gelombang III menjadi penanda berakhirnya tahapan akademik bagi para mahasiswa sebelum mengikuti Upacara Wisuda UNIS Tangerang yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026.
Keberhasilan UNIS meluluskan mahasiswa dari berbagai provinsi di Indonesia hingga luar negeri semakin mempertegas komitmennya sebagai perguruan tinggi yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia berdaya saing global.
Dengan dukungan sistem pembelajaran yang fleksibel dan kualitas akademik yang terus ditingkatkan, UNIS Tangerang terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dari berbagai latar belakang dan wilayah. (Daniel)*
Komentar