Beranda
Seputar Publik / Berita

Yudisium Pascasarjana UNIS Tangerang 2026, 243 Calon Magister Resmi Lulus dan Siap Diwisuda Oktober Mendatang

Sebanyak 243 mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang resmi mengikuti Yudisium Gelombang III. Lulusan berasal dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri, mencerminkan keberhasilan sistem Hybrid Learning yang diterapkan UNIS.
Rektor UNIS Tangerang bersama jajaran pimpinan dan 243 peserta Yudisium Program Pascasarjana Gelombang III yang resmi dinyatakan lulus dan siap mengikuti prosesi Wisuda pada Oktober 2026. Rektor UNIS Tangerang bersama jajaran pimpinan dan 243 peserta Yudisium Program Pascasarjana Gelombang III yang resmi dinyatakan lulus dan siap mengikuti prosesi Wisuda pada Oktober 2026.

Seputarpublik.com || TANGERANG – Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, Banten, kembali mencatatkan capaian akademik dengan menyelenggarakan Yudisium Program Pascasarjana Gelombang III pada Kamis (30/7/2026). Sebanyak 243 mahasiswa secara resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Magister.

Para peserta yudisium terdiri atas 94 mahasiswa Magister Ilmu Administrasi (MIA), 82 mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH), dan 67 mahasiswa Magister Manajemen (MM).

Prosesi yudisium dibuka secara resmi oleh Rektor UNIS Tangerang, Prof. Dr. H. Mustofa Kamil, Dip. RSL., M.Pd., serta dihadiri Direktur Pascasarjana Dr. Ir. H. Hardjito S. Darmojo, M.Pd., para Ketua Program Studi, dan jajaran pimpinan civitas akademika UNIS.

Dalam sambutannya, Prof. Mustofa Kamil menegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan pascasarjana bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab moral yang lebih besar kepada masyarakat.

> "Setiap alumni yang telah diyudisium hari ini memikul amanah pendidikan yang besar. Jaga nama baik almamater, junjung tinggi integritas, dan harumkan nama UNIS di manapun Anda berkiprah dan berkarya," tegas Prof. Mustofa.

Hybrid Learning Perluas Akses Pendidikan Berkualitas

Keberhasilan para lulusan menyelesaikan studi sejak Oktober 2024 hingga Juli 2026 menjadi salah satu bukti efektivitas penerapan Hybrid Learning di Program Pascasarjana UNIS.

Model pembelajaran ini memberikan fleksibilitas bagi para profesional dari berbagai daerah untuk melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan tanggung jawab pekerjaan.

Salah satu lulusan, Riset Djami, S.Kom., S.H., M.H., C.MTr., C.HL., C.PS, mahasiswa Magister Ilmu Hukum asal Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, mengaku sistem pembelajaran tersebut sangat membantu mahasiswa yang berada di wilayah terluar Indonesia.

> "Sistem Pembelajaran Hibrida di UNIS sangat membantu kami yang berada di daerah terluar. Aktivitas belajar dan bekerja dapat berjalan seimbang. Terima kasih kepada para dosen yang senantiasa membimbing dengan sabar serta tim akademik yang sigap melayani seluruh kebutuhan administrasi kami," ungkapnya.

Ia juga mengenang perjuangan bersama rekan-rekan selama menyelesaikan tugas hingga penyusunan tesis.

> "Kini kami tinggal menghitung hari menuju puncak prosesi Wisuda pada 27 Oktober 2026 mendatang. Semoga pencapaian ini menjadi pijakan kuat untuk terus mengabdi bagi kepentingan masyarakat luas," tambahnya.

Mahasiswa dari Luar Negeri Ikut Rasakan Kualitas Pendidikan UNIS

Jangkauan pendidikan Pascasarjana UNIS juga telah menjangkau mahasiswa Indonesia yang berada di luar negeri.

Salah satunya adalah Dr. (C) Suteni, SH., SE., M.BA., MH, mahasiswa Magister Ilmu Hukum yang berdomisili dan bekerja di Hong Kong.

Ia mengungkapkan bahwa proses pembelajaran daring memberikan ruang diskusi yang kaya karena melibatkan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

> "Selama perkuliahan daring, kami saling bertukar pandangan dan mengkaji berbagai kasus hukum dari perspektif masing-masing daerah. Ketika tiba waktunya ujian tesis dan bertemu langsung di kampus, rasanya sungguh luar biasa, seperti menemukan keluarga baru dari segenap penjuru Indonesia," tuturnya.

Hal senada disampaikan Suhardi, SP., SH., MH., M.BA, mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang menilai ruang belajar Pascasarjana UNIS menjadi wadah bertemunya beragam budaya, pengalaman, dan wawasan kebangsaan.

Sementara itu, lulusan Magister Ilmu Hukum Elias Karim Nasution, SH., MH., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilannya menyelesaikan studi di UNIS.

Ia menilai ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan memberikan manfaat bagi pengembangan karier maupun pribadi, sekaligus memperluas wawasan melalui interaksi dengan mahasiswa dari berbagai daerah.

Menurutnya, gelar magister bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi juga amanah untuk terus berkarya, mengabdi kepada masyarakat, dan menjaga nama baik almamater.

Siap Menuju Wisuda Oktober 2026

Yudisium Program Pascasarjana Gelombang III menjadi penanda berakhirnya tahapan akademik bagi para mahasiswa sebelum mengikuti Upacara Wisuda UNIS Tangerang yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober 2026.

Keberhasilan UNIS meluluskan mahasiswa dari berbagai provinsi di Indonesia hingga luar negeri semakin mempertegas komitmennya sebagai perguruan tinggi yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia berdaya saing global.

Dengan dukungan sistem pembelajaran yang fleksibel dan kualitas akademik yang terus ditingkatkan, UNIS Tangerang terus memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dari berbagai latar belakang dan wilayah. (Daniel)*