> “Kita harus bangga memiliki aset yang besar dan strategis. Namun, kebanggaan itu harus diwujudkan melalui pengelolaan yang produktif sehingga aset benar-benar menjadi mesin pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan,” ujar Abdul Rivai Ras, yang akrab disapa Bro Rivai.
Ia menjelaskan, PTPN I memiliki aset strategis yang tersebar di Sumatera, Jawa hingga Maluku. Potensi tersebut dinilai menjadi modal untuk memperkuat daya saing perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional.
> “Aset bukan sekadar kekayaan perusahaan yang harus dijaga, tetapi harus mampu menghasilkan nilai tambah bagi perusahaan, negara, dan masyarakat,” tegasnya.
Aset PTPN I mencakup lahan perkebunan, pabrik pengolahan, gudang, bangunan, kawasan komersial dan wisata, serta berbagai aset pendukung lainnya. Seluruh potensi tersebut terus ditata dan dikelola secara profesional agar dapat memberikan manfaat ekonomi yang optimal.
Komentar