“Alhamdulillah berkat kerjasama yang kompak, antara masyarakat, panglima Laot, Dinas Terkait dan semua pihak semuanya berjalan lancar,” jelas Haji Uma.
Haji Uma juga memohon kepada pihak keluarga nelayan yang sudah bebas, agar bersabar karena mereka saat ini sedang proses pemulangan.
“Begitu juga kepada keluarga Kapten kapal kami mohon agar bersabar, karena dari semua cobaan ini ada hikmahnya, dan menjadi pelajaran bagi kita semua,” harap Haji Uma.
Haji Uma berjanji akan terus melakukan komunikasi dengan Konsuler RI di Songkhla Thailand, untuk memastikan semua penanganan berjalan lancar.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Konsuler Songkhla Nunung Nurwulan,dan Kemenlu Yudha Nugra atas kerjasama yang baik selama ini,” imbuh Haji Uma.
Sebelumnya, 11 anak buah kapal (ABK) KM Nakri, asal Idi Cut Aceh Timur, dilaporkan ditangkap aparat Keamanan Laut Thailand.
Mereka ditangkap di perairan laut Phuket, Thailand pada Minggu 19 Juni 2022, karena diduga telah melakukan penangkapan ikan di perairan laut Negara Thailand. Sebelumnya, mereka berangkat dari Kuala Idi Cut pada 12 Juni 2022. (hs)
Komentar