Selain curah hujan tinggi, BMKG juga mengingatkan adanya potensi angin kencang di sejumlah daerah, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Kepulauan Bangka Belitung, Gorontalo, Kalimantan Barat, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Papua Barat, serta beberapa wilayah lain sesuai pembaruan prakiraan cuaca harian.
BMKG menjelaskan, cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan berbagai dampak, seperti genangan air, luapan sungai, banjir, banjir bandang, hingga tanah longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat, pelayanan publik, maupun infrastruktur.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG maupun aplikasi InfoBMKG, serta segera melaporkan kejadian bencana kepada instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
BMKG menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan kewaspadaan masyarakat menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko dampak bencana hidrometeorologi, khususnya selama periode cuaca yang berpotensi ekstrem. Dengan mengikuti informasi resmi dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, masyarakat diharapkan dapat meminimalkan risiko yang ditimbulkan akibat perubahan cuaca.(Rend')*
*Sumber: Ig resmi BMKG
Komentar