Seputarpublik.com, BOGOR — Komunitas Catatan Akhir Sekolah (C.A.S) menggelar kegiatan pembinaan dan silaturahmi pelajar bertajuk “Doa Bersama Catatan Akhir Sekolah dan Pelajar se-Bogor”, Jumat (6/2/2026). Kegiatan berlangsung di Markas C.A.S, Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.
Acara ini diikuti pelajar tingkat SMP dan SMA/sederajat se-Kota Bogor serta perwakilan komunitas pelajar dan kepemudaan. Selain menjadi ruang kebersamaan antar pelajar, kegiatan juga diisi program Jumat Berkah berupa pembagian makanan gratis bagi pelajar dan masyarakat, pembacaan doa, serta salawat bersama.
Pembinaan Moral dan Penguatan Karakter Pelajar
Dalam tausyiahnya, Ustadz Bayu Candra Bahari mengajak para pelajar memahami bahwa masa depan cerah hanya bisa diraih melalui konsistensi, doa, dan kerja keras. Ia menekankan pentingnya menjauhi perilaku negatif seperti tawuran, narkoba, anarkisme, radikalisme, hingga bullying.
Menurutnya, kekuatan sejati tidak terletak pada fisik maupun kekuasaan, melainkan kemampuan mengendalikan emosi, menjaga hati dari kebencian, memilih jalan damai, menghargai sesama, serta mengamalkan nilai-nilai keagamaan yang menekankan kasih sayang dan tanggung jawab sosial.
Upaya Preventif Cegah Kenakalan Remaja
Pihak Catatan Akhir Sekolah menegaskan kegiatan ini bertujuan memperkuat silaturahmi antarpelajar sekaligus mencegah potensi tawuran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
Selain itu, kegiatan juga diarahkan untuk menanamkan nilai disiplin, sportivitas, serta menyediakan ruang positif bagi pelajar dalam menyalurkan minat dan bakat melalui aktivitas edukatif dan konstruktif.
Deklarasi Pelajar se-Bogor Raya
Dalam kesempatan tersebut, para pelajar menyampaikan Deklarasi Catatan Akhir Sekolah Bersama Pelajar se-Bogor Raya sebagai komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berintegritas. Deklarasi tersebut memuat enam poin utama:
1. Menolak segala bentuk tawuran antar pelajar.
2. Menjauhi narkoba dan obat-obatan terlarang.
3. Tidak melakukan anarkisme dan vandalisme serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan konflik.
4. Melawan segala bentuk bullying.
5. Menghindari praktik judi online.
6. Menolak radikalisme dan menjunjung tinggi toleransi serta keberagaman.
Yayasan Catatan Akhir Sekolah berharap kegiatan ini menjadi contoh nyata kolaborasi pelajar dan komunitas dalam membangun iklim pendidikan yang sehat dan aman.
> “Dengan komitmen bersama ini, pelajar diharapkan tumbuh menjadi generasi berkarakter, berprestasi, serta memberi manfaat bagi bangsa dan negara,” demikian pernyataan pihak penyelenggara.(Red)*