Direktur BCS Consulting, Trinoto H.S, menyebut Indonesia menawarkan potensi besar sekaligus peluang kemitraan strategis jangka panjang bagi pelaku industri otomotif global.
“Indonesia tidak hanya menawarkan pasar yang besar, tetapi juga kemitraan strategis jangka panjang untuk membangun masa depan industri kendaraan niaga dan elektrifikasi di Asia Tenggara,” ujar Trinoto di Jakarta, 18 Mei 2026.
Pertumbuhan EV dan Potensi Pasar Nasional
Menurut Trinoto, pasar otomotif Indonesia diproyeksikan kembali mencapai 1 juta unit pada 2030, didorong oleh pertumbuhan kendaraan listrik (EV) dan kendaraan berbasis mesin pembakaran internal (Internal Combustion Engine/ICE).
Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan. Pangsa pasar EV nasional diperkirakan terus berkembang seiring percepatan elektrifikasi nasional dan meningkatnya investasi industri otomotif.
Merek-merek otomotif asal Tiongkok juga mulai memperluas eksistensinya di pasar EV Indonesia melalui investasi manufaktur, pengembangan jaringan distribusi, serta standardisasi proses produksi dan penjualan.
Komentar