Selain distribusi buku, PTPN IV PalmCo juga mengelola fasilitas literasi permanen berupa rumah baca yang terintegrasi dengan sarana pendidikan di lingkungan perusahaan. Fasilitas ini bersifat inklusif dan dapat diakses oleh anak-anak karyawan maupun masyarakat sekitar.
Beberapa rumah baca yang telah beroperasi optimal berada di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, di antaranya di TK Mariani, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, serta TK Kenanga, Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau. Kehadiran rumah baca tersebut diharapkan dapat menanamkan budaya membaca sejak usia dini.
Di sisi lain, upaya peningkatan minat baca juga dilakukan dalam situasi darurat melalui komunitas perempuan perusahaan, Srikandi PalmCo. Saat bencana hidrologis melanda sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatera, komunitas ini turut menyalurkan belasan boks berisi ratusan buku bacaan anak-anak ke lokasi terdampak.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya trauma healing, agar anak-anak di pengungsian tetap memiliki aktivitas edukatif dan hiburan positif di tengah situasi sulit.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan dukungan terhadap sarana literasi merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial dan pengembangan masyarakat.
“Peringatan Hari Buku Nasional kami jadikan momentum untuk meninjau kembali sejauh mana perusahaan dapat berkontribusi dalam mendukung akses pendidikan di wilayah operasional. Melalui penyediaan rumah baca dan distribusi buku secara berkala, kami berharap dapat memberikan dukungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat,” ujar Jatmiko.
Ia menambahkan, ke depan PTPN IV PalmCo akan terus melakukan pemetaan kebutuhan sarana literasi di berbagai regional guna memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan pendidikan anak-anak di daerah.(Adv)*
Komentar