Sementara itu, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau, Heru Haryo Prayitno, memberikan apresiasi atas penyelenggaraan turnamen yang dinilai berhasil mengintegrasikan olahraga dengan edukasi K3 secara efektif.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena mampu mengedukasi masyarakat bahwa keselamatan dan kesehatan kerja dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, termasuk melalui olahraga,” ujarnya.
Menurut Heru, pendekatan promotif dan preventif seperti ini mampu menghadirkan pesan K3 secara lebih menarik dan mudah diterima masyarakat.
“Melalui olahraga, pesan K3 menjadi lebih membumi. Tidak terasa menggurui, tetapi justru membangun kesadaran dari dalam untuk hidup sehat dan bekerja dengan selamat,” katanya.
Pada hari pertama pertandingan, suasana turnamen berlangsung meriah. Sejumlah laga menghadirkan duel sengit dengan permainan cepat dan penuh strategi di area net. Sorak sorai penonton yang memadati sisi lapangan menambah semarak atmosfer kompetisi.
Salah satu momen yang paling menyita perhatian adalah kehadiran Panglima Daerah Militer XIX Tuanku Tambusai, Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, yang turut ambil bagian memperkuat tim Kodam melawan tim PTPN IV A.
Penampilan Agus di lapangan mendapat apresiasi penonton. Ia tampil percaya diri dengan sejumlah pukulan baseline yang akurat serta kombinasi permainan net yang efektif.
“Kegiatan ini sangat baik, tidak hanya mempererat kebersamaan, tetapi juga mendorong gaya hidup sehat. Apalagi didukung dengan fasilitas lapangan yang sangat baik dan berstandar internasional,” ujar Agus.
Melalui penyelenggaraan Tennis Tournament Piala PTPN IV 2026, Holding Perkebunan Nusantara menegaskan komitmennya dalam mendorong budaya kerja sehat, memperkuat kebersamaan lintas sektor, serta menghadirkan nilai tambah sosial melalui olahraga sebagai bagian dari transformasi perusahaan yang berkelanjutan.(Adv)*
Komentar