Ia menjelaskan, sikap organisasi yang ideal adalah tetap mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada kepentingan masyarakat, tetapi tetap kritis dan konstruktif ketika terdapat kebijakan yang perlu diperbaiki.
"Diluar sistem membela kepentingan pekerja dan buruh serta bersama rakyat, buat saya itu lebih baik daripada di dalam kekuasaan, tetapi zalim kepada pekerja dan buruh. Sebab, saya meyakini setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Tuhan kelak," ujarnya.
Kompetisi Terbuka dan Adu Gagasan
Terkait kemungkinan Yorrys Raweyai kembali mengikuti kontestasi kepemimpinan KSPSI, Jusuf Rizal menyatakan tidak mempermasalahkannya. Ia menilai, demokrasi organisasi harus memberikan ruang kepada setiap anggota yang memiliki hak untuk mencalonkan diri.
Menurutnya, kualitas calon pemimpin semestinya dinilai dari gagasan, konsep, kapasitas, dan komitmen terhadap organisasi, bukan semata-mata kedekatan personal dengan pejabat atau pihak tertentu.
Ia berharap Kongres XI KSPSI dapat menjadi momentum untuk menghadirkan kompetisi yang sehat, terbuka, dan berorientasi pada kemajuan organisasi serta kepentingan pekerja dan buruh.
Komentar