Dalam rangkaian fase laut, TNI AL menguji coba rudal SSM Exocet MM40 Block 3 yang ditembakkan dari KRI I Gusti Ngurah Rai-332 ke arah sasaran KRI Karang Tekok-982 yang telah dipensiunkan TNI AL pada 2021. Kasal mengumumkan rudal berhasil ditembakkan tepat ke sasaran.
Rudal SSM Exocet MM40 Block 3 merupakan salah satu senjata strategis TNI AL yang dibuat oleh MBDA, perusahaan senjata asal Prancis.
Setidaknya ada KRI dari berbagai jenis, 10 unit pesawat udara, 39 kendaraan tempur (ranpur), 40 kendaraan taktis (rantis), dan 20 unit alat apung (alpung) Marinir yang dikerahkan dalam Latihan Armada Jaya 2023.
Kapal perang yang dikerahkan dalam Armada Jaya 2023 yaitu KRI Alugoro-405, KRI Surabaya-591, KRI Teluk Banten-516, KRI Pulau Rengat-711, KRI Pulau Raas-722. Lima KRI itu berada di bawah komando Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib) TNI AL.
Kemudian, 13 KRI dari Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab), yaitu KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI John Lie-358, KRI Halim Perdanakusuma-355, KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Sultan Iskandar Muda-367, KRI Layang-635, KRI Halasan-630, KRI Tombak-629, KRI Sampari-628, KRI Kerambit-627, KRI Leuser-924, KRI Raden Eddy Martadinata-331, dan KRI Sopitan-923.
Dalam latihan yang sama, alutsista udara yang dikerahkan, yaitu pesawat udara (pesud) CN 235 220 P-8304, CN 235-220 P-8301, Helikopter AS 565 MBe HS-1305, Helikopter AS 565 MBe HS-1309, UAV Scan Eagle QR-7102/QR-7103, NC212-200 Aviocar U-6215, Helicopter Bell 412 HP HU-4203 yang “standby” di Surabaya, dan Helikopter Bell 412 HP-HU 4206 yang “standby” di lokasi pendaratan amfibi di Banongan.
Latihan Armada Jaya XLI 2023 diikuti 1.916 prajurit TNI AL saat Gladi Posko dan 5.900 personel saat Manuver Lapangan.
Sementara itu, Latgab TNI dijadwalkan berlangsung pada Juli 2023 di tiga lokasi, yaitu Morotai, Maluku Utara; Dabo Singkep di Kepulauan Riau (Kepri); dan di Asembagus, Situbondo, Jawa Timur (Jatim). (*/red)
Komentar