Sementara dari sisi hilir atau pengolahan, produktivitas Crude Palm Oil (CPO) mencatatkan capaian lebih tinggi, yakni 4,70 ton/ha atau meningkat 9 persen secara tahunan.
Efisiensi Jadi Motor Utama Pendongkrak Laba
Pertumbuhan laba bersih hingga 65 persen YoY tidak terlepas dari keberhasilan program efisiensi yang dijalankan perusahaan dan kini menjadi motor utama profitabilitas.
“Kita dapat menekan tingkat kehilangan (losses), meningkatkan rendemen minyak sawit melalui modernisasi pabrik, serta mendorong digitalisasi proses bisnis yang mempertajam pengawasan dan pengambilan keputusan yang berorientasi pada efektivitas dan efisiensi,” jelas Jatmiko.
Dampaknya terlihat pada penguatan Margin EBITDA yang mencapai 26,05 persen, naik 11,44 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan laba tersebut juga mendorong pertumbuhan signifikan pada rasio Return on Asset (ROA).
ROA Melambung Dua Kali Lipat dalam Tiga Tahun
Seiring meningkatnya laba dan efisiensi, indikator efektivitas pengelolaan aset atau ROA menunjukkan tren yang sangat positif. Realisasi ROA PalmCo mencapai 7,9 persen, melampaui target awal perusahaan sebesar 4,9 persen.
Jatmiko menjelaskan bahwa tren penguatan tersebut berlangsung secara berkesinambungan.
Komentar