Kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan SDN 2 Sindangmulya, Kecamatan Maja, Dedeh Aprianti, yang menilai kolaborasi antara pendidikan formal dan pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Dalam sambutannya, Dedeh mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan perhatian terhadap pendidikan agama sebagai fondasi utama dalam membangun generasi yang berkarakter.
> "Pendidikan agama adalah fondasi utama bagi anak-anak kita. Dengan nilai agama yang kuat, generasi masa depan akan memiliki karakter yang baik, berakhlak mulia, dan mampu menghadapi tantangan zaman," katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah, sejalan dengan arahan Pemerintah Kabupaten Lebak untuk meningkatkan pembinaan karakter peserta didik.
Menurutnya, penguatan pendidikan agama di lingkungan sekolah diharapkan dapat membentuk generasi yang memiliki moralitas, kedisiplinan, dan kepedulian sosial yang tinggi.
Melalui kegiatan Haflah ini, MDTA Akhirusaanah kembali menegaskan komitmennya untuk terus menjadi lembaga pendidikan yang berperan dalam mencetak generasi yang taat beribadah, berakhlakul karimah, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.(Goezt')*
Komentar