Seputar Publik / Berita

Muzakir Manaf Lantik 25 Pejabat Eselon II Pemerintah Aceh, Tekankan Percepatan Kinerja dan Realisasi Anggaran 2026

Pelantikan di Anjong Mon Mata tegaskan implementasi Visi Aceh 2025–2030 serta penguatan soliditas birokrasi dan pemulihan pascabencana
Gubernur Aceh Muzakir Manaf melantik 25 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh dan menegaskan percepatan kinerja, realisasi anggaran 2026, serta implementasi Visi Aceh 2025–2030. Pelantikan ini menjadi langkah strategis memperkuat birokrasi, pelayanan publik, dan pemulihan pascabencana di Aceh. Gubernur Aceh Muzakir Manaf melantik 25 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh dan menegaskan percepatan kinerja, realisasi anggaran 2026, serta implementasi Visi Aceh 2025–2030. Pelantikan ini menjadi langkah strategis memperkuat birokrasi, pelayanan publik, dan pemulihan pascabencana di Aceh.

Gubernur menekankan pentingnya seluruh SKPA menjadikan visi pembangunan Aceh 2025–2030 sebagai arah kebijakan dan pijakan kerja. Visi tersebut adalah “Aceh Islami, Maju, Bermartabat, dan Berkelanjutan.”

Visi itu dijabarkan dalam tujuh misi utama, antara lain pelaksanaan Syariat Islam secara kaffah dalam kehidupan masyarakat, implementasi kekhususan dan keistimewaan Aceh sesuai MoU Helsinki serta Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh, hingga penguatan kemandirian ekonomi melalui hilirisasi, industrialisasi, pengembangan pariwisata, dan transformasi digital berbasis sektor unggulan.

Selain itu, Pemerintah Aceh menargetkan pembangunan infrastruktur dasar yang inklusif dan berkelanjutan, peningkatan kualitas serta daya saing sumber daya manusia, penguatan tata kelola pemerintahan dan supremasi hukum, serta pelestarian lingkungan hidup dan ekosistemnya.

> “Misi pembangunan ini harus diterjemahkan ke dalam program nyata setiap SKPA,” tegasnya.

Percepatan Pemulihan Pascabencana dan Realisasi Anggaran

Gubernur juga meminta seluruh jajaran SKPA memperkuat kolaborasi lintas sektor, terutama dalam percepatan pemulihan pascabencana agar penanganannya berlangsung cepat, tepat sasaran, dan akuntabel.

Tulis Komentar

Komentar