Menurut Pramono, antrean pada pelaksanaan perdana merupakan bagian yang wajar dalam tahap awal pelaksanaan. Pemprov DKI Jakarta selanjutnya akan melakukan evaluasi agar kunjungan masyarakat dapat berlangsung lebih tertib.
“Prinsipnya adalah karena ini baru hari pertama pasti itu biasa terjadi. Kami akan secara rutin membuka itu supaya warga Jakarta yang ingin tahu tentang Balai Kota dan seluruh isinya kami persilakan,” katanya.
Balai Kota Dibuka untuk Masyarakat
Namu Balai Kota dirancang sebagai ruang yang mempertemukan masyarakat dengan lingkungan pemerintahan. Konsepnya memadukan unsur edukasi, rekreasi, komunitas, serta pelayanan publik.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan program tersebut berangkat dari keinginan agar Balai Kota dapat lebih dekat dengan masyarakat.
“Kami ingin warga Jakarta, khususnya anak-anak sekolah, bisa melihat langsung bagaimana Pemprov DKI Jakarta bekerja, sehingga tumbuh rasa bangga dan cita-cita besar untuk kota ini,” ujar Suharini.
Komentar