Seputar Publik / Berita

Namu Balai Kota Diserbu 300 Warga, Pramono Buka Akses Balai Kota untuk Masyarakat

Uji coba Namu Balai Kota berlangsung meriah; warga dapat mengikuti tur, edukasi, hiburan, kegiatan komunitas hingga mengakses sejumlah layanan publik.
Antusiasme warga mengikuti uji coba Namu Balai Kota di kompleks Balai Kota Jakarta, Sabtu (3/10/2026). Program ini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat lingkungan dan aktivitas pemerintahan DKI Jakarta. Antusiasme warga mengikuti uji coba Namu Balai Kota di kompleks Balai Kota Jakarta, Sabtu (3/10/2026). Program ini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat lingkungan dan aktivitas pemerintahan DKI Jakarta.

Menurut Pramono, antrean pada pelaksanaan perdana merupakan bagian yang wajar dalam tahap awal pelaksanaan. Pemprov DKI Jakarta selanjutnya akan melakukan evaluasi agar kunjungan masyarakat dapat berlangsung lebih tertib.

“Prinsipnya adalah karena ini baru hari pertama pasti itu biasa terjadi. Kami akan secara rutin membuka itu supaya warga Jakarta yang ingin tahu tentang Balai Kota dan seluruh isinya kami persilakan,” katanya.

Balai Kota Dibuka untuk Masyarakat

Namu Balai Kota dirancang sebagai ruang yang mempertemukan masyarakat dengan lingkungan pemerintahan. Konsepnya memadukan unsur edukasi, rekreasi, komunitas, serta pelayanan publik.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengatakan program tersebut berangkat dari keinginan agar Balai Kota dapat lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami ingin warga Jakarta, khususnya anak-anak sekolah, bisa melihat langsung bagaimana Pemprov DKI Jakarta bekerja, sehingga tumbuh rasa bangga dan cita-cita besar untuk kota ini,” ujar Suharini.

Tulis Komentar

Komentar