Seputar Publik / Berita

Panen 17,5 Ton Gabah, Lanud Halim Perdanakusuma Perkuat Ketahanan Pangan Nasional dan Dukung Program MBG

Panen padi di lahan seluas 5,5 hektare menjadi bagian dari Program Ketahanan Pangan Terpadu TNI AU untuk mendukung penyediaan bahan pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat pertanian perkotaan yang berkelanjutan.
Komandan Lanud Halim Perdanakusuma bersama para tamu undangan saat kegiatan panen padi Program Ketahanan Pangan Terpadu di Lahan Edukasi Ketahanan Pangan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Panen menghasilkan sekitar 17,5 ton gabah untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Komandan Lanud Halim Perdanakusuma bersama para tamu undangan saat kegiatan panen padi Program Ketahanan Pangan Terpadu di Lahan Edukasi Ketahanan Pangan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Panen menghasilkan sekitar 17,5 ton gabah untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Melalui sinergi yang kuat, kami ingin menghadirkan model ketahanan pangan perkotaan yang modern, produktif, dan berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung program strategis pemerintah," ujar Marsma TNI Ali Gusman.

Kegiatan panen turut dihadiri oleh Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Timur atau yang mewakili, Kepala Balai Pengujian dan Penerapan Mutu Produk (BP2MP) Provinsi DKI Jakarta atau yang mewakili, Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 2/D.I Lanud Halim Perdanakusuma beserta pengurus, unsur Forkopimcam, para kepala dinas terkait, serta personel Lanud Halim Perdanakusuma.


Melalui pengembangan ekosistem ketahanan pangan terpadu, Lanud Halim Perdanakusuma terus memperkuat perannya sebagai satuan TNI Angkatan Udara yang tidak hanya menjalankan tugas menjaga kedaulatan wilayah udara, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional, pengembangan pertanian perkotaan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Program ini diharapkan menjadi salah satu model pengembangan ketahanan pangan terpadu yang mampu mendukung keberlanjutan penyediaan pangan sekaligus memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.(Red)*

Tulis Komentar

Komentar