Seputarpublik.com || SOLOK, SUMATERA BARAT — Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Solok dan Kota Solok terus dilakukan. Infrastruktur, kebutuhan hunian tetap, pengendalian banjir, serta pemulihan 115 hektare sawah terdampak menjadi sejumlah agenda yang mendapat perhatian utama.
Prioritas tersebut dibahas dalam monitoring dan evaluasi yang dilakukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera di Kabupaten Solok dan Kota Solok, Kamis (13/8/2026).
Tim yang dipimpin Kepala Posko Nasional Satgas PRR Irjen Pol Wahyu Bintono Hari Bawono meninjau sejumlah lokasi terdampak sekaligus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, BPBD, dan organisasi perangkat daerah terkait.
Realisasi Infrastruktur Kabupaten Solok Masih Rendah
Kabupaten Solok telah memperoleh dukungan Transfer ke Daerah (TKD) sekitar Rp144 miliar untuk mendukung pemulihan pascabencana.
Komentar