Usaha Dodol Nyak Mai merupakan usaha turun-temurun yang berada di kawasan Setu Babakan. Usaha ini dirintis oleh Nyak Mai pada awal 1990-an dan kini dilanjutkan oleh generasi kedua, yakni Mpok Djuanih dan Bang Udin.
Pramono mengaku sudah beberapa kali mencicipi dodol tersebut dan menilai rasanya memiliki ciri khas tersendiri.
“Saya sudah pernah mencoba dodol Nyak Mai ini, memang luar biasa enak. Kenyalnya pas dan manisnya juga tidak berlebihan,” ujarnya.
Pemprov DKI Siap Dukung UMKM Kuliner Betawi
Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan terus mendorong pengembangan usaha kuliner tradisional seperti Dodol Nyak Mai.
Menurutnya, dukungan pemerintah dapat dilakukan melalui modernisasi peralatan produksi tanpa menghilangkan nilai tradisional yang menjadi ciri khasnya.
“Harapannya dilakukan modernisasi, tetapi jangan sampai yang tradisionalnya hilang. Justru di situlah kekhasan dan keunggulannya,” kata dia.
Pemprov DKI Jakarta juga siap memberikan dukungan berupa bantuan peralatan produksi serta penguatan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Nanti saya minta Kepala Dinas UMKM untuk mempelajari ini dan menyiapkan dukungan yang diperlukan. Hal seperti ini memang perlu pemerintah daerah turun tangan agar para pelaku usaha menjadi lebih berdaya,” jelasnya.
Komentar