Seputarpublik.com || BOGOR, — PT Riset Perkebunan Nusantara (PT RPN) melalui Pusat Penelitian Karet, salah satu entitas Holding Perkebunan Nusantara, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) “Relaksasi Regulasi Penyediaan Benih Karet” di Gedung Aula Hevea 1 PT RPN, Bogor, Kamis (13/8/2026).
Forum tersebut menjadi ruang strategis untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam membahas tantangan penyediaan benih karet unggul di Indonesia.
FGD diikuti unsur pemerintah, lembaga riset, perusahaan perkebunan, produsen benih, asosiasi petani, akademisi, peneliti, serta para ahli karet. Pembahasan difokuskan pada persoalan ketersediaan bahan tanam unggul dan kebutuhan penyesuaian regulasi perbenihan tanaman karet.
Regulasi Perbenihan Perlu Adaptif
Dalam sambutannya, Direktur PT Riset Perkebunan Nusantara, Iman Yani Harahap, menekankan pentingnya forum lintas pemangku kepentingan untuk mencari solusi atas persoalan penyediaan bahan tanam karet.
Komentar