Seputar Publik / Berita

PTPN IV Regional VII Latih Aparatur Way Kanan Kuasai Teknologi Pemetaan Digital Avenza Maps

Kolaborasi PTPN IV Regional VII, Dinas Perkebunan Way Kanan, dan PT Titian Karsa Mandiri memperkuat kompetensi SDM perkebunan melalui praktik pemetaan berbasis GPS di Kebun Rejosari.
Peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) Dinas Perkebunan Kabupaten Way Kanan mengikuti pelatihan teknik pemetaan digital menggunakan aplikasi Avenza Maps di Afdeling I Kebun Rejosari, PTPN IV Regional VII. Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi penguatan kompetensi aparatur perkebunan melalui pemanfaatan teknologi berbasis GPS. Peserta Praktik Kerja Lapangan (PKL) Dinas Perkebunan Kabupaten Way Kanan mengikuti pelatihan teknik pemetaan digital menggunakan aplikasi Avenza Maps di Afdeling I Kebun Rejosari, PTPN IV Regional VII. Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi penguatan kompetensi aparatur perkebunan melalui pemanfaatan teknologi berbasis GPS.

"Kami menyambut baik pelaksanaan praktik kerja lapangan ini karena menjadi wadah berbagi pengetahuan antara perusahaan dan pemerintah daerah. Apa yang dipelajari hari ini kami harapkan tidak berhenti sebagai pengalaman selama pelatihan, tetapi dapat diimplementasikan di wilayah kerja masing-masing sehingga mampu meningkatkan produktivitas, akurasi data lapangan, serta kualitas pelayanan di sektor perkebunan. Kolaborasi seperti ini merupakan investasi jangka panjang dalam membangun SDM perkebunan yang unggul dan siap menghadapi tantangan industri yang semakin modern," katanya.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Way Kanan, B. Ishak, S.Sos., M.H., menyampaikan apresiasi kepada PTPN IV Regional VII yang telah memberikan kesempatan kepada aparatur perkebunan Kabupaten Way Kanan untuk belajar secara langsung di lingkungan operasional perusahaan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada PTPN IV Regional VII yang telah membuka ruang pembelajaran bagi aparatur perkebunan Kabupaten Way Kanan. Pelatihan praktik lapangan seperti ini memiliki nilai yang sangat besar karena peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga melihat secara langsung bagaimana teknologi diterapkan dalam pengelolaan perkebunan modern. Kami berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan di daerah masing-masing sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan, pengawasan, serta pembangunan sektor perkebunan di Kabupaten Way Kanan," ujarnya.

Tulis Komentar

Komentar