KH Zainudin Ali mengatakan, Isra Miraj merupakan peristiwa sejarah umat Islam, karena pada malam tersebut Allah Swt Tuhan yang maha kuasa mengutus Rasul Nabi Besar Muhamad Saw untuk melaksanakan perjalan malam dari Masjidil Harram ke Masjidil Aqso, dan langsung ke Sudratul Muntaha untuk bertemu dengan Allah Swt.

Segala sesuatu yang Allah Swt kehendaki pasti menyimpan hikmah di baliknya. Apalagi peristiwa agung Isra’ Mi’raj. Momen yang diperingati setiap tanggal 27 Rajab ini memiliki sejumlah hikmah,” terang KH Zainudin Ali.
KH Zainudin Ali mengatakan Isra adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina, sementara Mi’raj adalah naiknya Rasulullah SAW ke Sidratul Muntaha, langit tertinggi yang tak dapat dijangkau oleh makhluk apa pun, perjalanan yang sangat jauh itu dialami Rasulullah dalam waktu yang sangat singkat, dan membawa perintah Allah Swt berupa Solat 5 Waktu.
Hikmahnya mempercayai kekuasaan Allah Swt, yang diperlihatkan secara langsung. Sebab, perjalanan Nabi Muhammad seolah tak masuk akal apabila dituntaskan hanya satu malam.Akan tetapi, mempercayai kuasa Allah memerlukan kacamata keimanan. Selain itu, kejadian mahadahsyat tersebut menunjukkan bahwa mukjizat itu nyata dan hanya milik Allah semata.

Dan di akhir ceramahnya KH zainudin Ali menyuruh mematikan semua lampu dan bersholawat kepada junjungan baginda kita nabi muhammad saw,
Serta di tutup dengan berdoa bersama yang di pimpin oleh ustadz Johani.
(Tadin)
Komentar