Seputar Publik / Olahraga

Sekjen PB PSTI Prof. Nukrawi Buka Seleknas Sepak Takraw 2026 di UNJ, 94 Atlet Berebut Tiket Asian Games Jepang

PB PSTI mulai penjaringan nasional untuk membentuk Timnas Sepak Takraw Indonesia; sistem promosi-degradasi diterapkan menuju Asian Games 2026.
Sekjen PB PSTI Prof. Nukrawi membuka Seleknas Sepak Takraw 2026 di UNJ, diikuti 94 atlet yang bersaing menuju Timnas Asian Games Jepang. Sekjen PB PSTI Prof. Nukrawi membuka Seleknas Sepak Takraw 2026 di UNJ, diikuti 94 atlet yang bersaing menuju Timnas Asian Games Jepang.

Ia juga menegaskan bahwa dalam pemusatan latihan nasional (Pelatnas) nanti akan diterapkan sistem promosi dan degradasi atlet secara berkala.

> “Evaluasi dilakukan setiap bulan. Atlet yang tidak menunjukkan peningkatan kualitas fisik, teknik, taktik permainan, dan mental akan digantikan oleh atlet dengan peringkat berikutnya,” tambahnya.

Selain seleknas, PB PSTI juga akan menggelar Liga Sepak Takraw Nasional pada April 2026 sebagai bagian dari sistem pembinaan dan pemantauan performa atlet.

Para peserta seleknas menjalani serangkaian tahapan seleksi, mulai dari uji teknik dasar, strategi permainan, kondisi fisik, hingga simulasi pertandingan. PB PSTI menargetkan seleksi ini menghasilkan komposisi atlet yang kompetitif dan siap menjalani program pelatnas secara terukur.

Seleknas ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan prestasi sepak takraw Indonesia sekaligus memperkuat regenerasi atlet nasional menuju panggung olahraga Asia. {red}*

Tulis Komentar

Komentar