Sementara pada simulasi pertanyaan tertutup untuk memilih salah satu dari empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo hasilnya pasangan Tonny Uloli-Marten Taha mendapat dukungan sebesar 46,1 persen. Kemudian pasangan pasangan Gusnar Ismail-Idah Syahidah mendapat dukungan 24,8 persen.
“Selanjutnya, pasangan Nelson Pomalingo-M Kris Wartabone mendapat 17,3 persen sedangkan pasangan Hamzah Isa-Abdurrahman Abubakar Bahmid 3,3 persen. Sisanya merupakan massa mengambang sebesar 8,5 persen,” ujar Robby.
Menurut Robby, faktor popularitas merupakan hal mendasar dalam politik elektoral, tidak mungkin dipilih jika tidak dikenal. Tetapi, Populer juga belum tentu dipilih jika kurang disukai.
Karena itu, populer saja tidak cukup, citra personal calon juga harus positif. Dan semua itu dimiliki oleh pasangan Tonny Uloli-Marten Taha yang memiliki Tingkat Popularitas sebesar 80,8 persen dan Tingkat disukai hingga 81,3 persen sementara pasangan Gusnar Ismail-Idah Syahidah walaupun Tingkat Popularitas paling tinggi hingga 86,3 persen.
Namun, tingkat kesukaan masyarakat pada paslon ini hanya 57,8 persen dan untuk pasangan Nelson Pomalingo-M Kris Wartabone Tingkat Popularitas 68,9 persen dan Tingkat Kesukaan 61,2 persen kemudian pasangan Hamzah Isa-Abdurrahman Abubakar Bahmid Tingkat Popularitas 50,1 persen dan Tingkat Kesukaan 41,7 persen.
Komentar