"Jadi semua pengurus di tingkat DPRa dan DPC wajib memiliki akun media sosial resmi dan nanti akan saling bersinergi dengan akun media sosial di tingkat daerah, wilayah, dan pusat," kata Muhammad.
Menurutnya, keberadaan akun resmi di setiap jenjang kepengurusan juga akan membuat penyampaian informasi partai lebih terarah dan konsisten.
Dengan pola komunikasi yang terintegrasi, aktivitas kader di tingkat paling bawah hingga struktur partai di tingkat lebih tinggi dapat saling menguatkan dan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Konsolidasi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya PKS Jakarta Barat membangun komunikasi digital yang lebih terstruktur untuk memperluas jangkauan dakwah, memperkenalkan tokoh dan kader kepada masyarakat, serta membangun kepercayaan publik.
Kegiatan yang mengusung tema “Bergerak Serentak, Berdampak Lebih Kuat” tersebut diikuti unsur struktur PKS Jakarta Barat, antara lain Kabid Komdigi PKS DPC, Ketua DPC, dan Ketua DPRa se-Jakarta Barat.
Acara tersebut juga menghadirkan Ketua Komdigi DPW PKS DKI Jakarta, Phingki Surya Pranoto, sebagai narasumber.
Penguatan komunikasi digital tersebut menjadi salah satu langkah PKS Jakarta Barat untuk memastikan seluruh struktur partai mampu bergerak dalam satu ekosistem komunikasi yang sama. Target akhirnya bukan sekadar meningkatkan eksistensi di media sosial, tetapi membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sebagai bagian dari persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.(*/hel)
Komentar