Merasa dirugikan, TLC kemudian mendatangi langsung RM Pagi Sore BSD untuk meminta penjelasan terkait transaksi tersebut.
Menurut pengakuannya, pihak restoran menyampaikan bahwa nomor WhatsApp yang digunakan untuk transaksi diduga telah diretas. Akibatnya, pembayaran yang dilakukan TLC disebut tidak masuk ke rekening resmi restoran.
TLC mengaku keberatan karena, menurut keterangannya, pihak restoran tidak bersedia mengganti kerugian dengan alasan konsumen kurang teliti sebelum melakukan transfer.
"Yang membuat saya kecewa bukan soal uangnya, tetapi bagaimana penyelesaiannya. Saya mendapatkan nomor itu dari Google, bukan asal mencari nomor sendiri," katanya.
Ia menegaskan, persoalan yang disorot bukan semata-mata nominal kerugian, melainkan juga bagaimana keluhan konsumen ditanggapi dan diselesaikan oleh pihak restoran.
"Seandainya diganti juga saya tidak akan menerima uangnya. Saya hanya ingin melihat adanya itikad baik dari pihak RM Pagi Sore BSD. Ini bukan soal uang, kok malah konsumen yang disalahkan? Bila benar terkena peretasan, tim IT atau media sosialnya bekerja untuk apa?" ujar TLC.
Manajemen RM Pagi Sore BSD Berikan Klarifikasi
Komentar