Seputar Publik / Berita

AMKI Sukabumi Raya Minta Dugaan Pemerasan Oknum Wartawan Diusut Tuntas Sesuai Hukum

AMKI menegaskan kebebasan pers harus berjalan bersama tanggung jawab etik dan hukum serta mendorong aparat mengusut dugaan tersebut secara profesional, objektif, dan akuntabel.
DPC AMKI Sukabumi Raya menyatakan sikap terkait dugaan pemerasan yang diduga melibatkan oknum wartawan terhadap seorang kepala sekolah di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. AMKI mendorong persoalan tersebut diproses sesuai fakta dan ketentuan hukum yang berlaku. DPC AMKI Sukabumi Raya menyatakan sikap terkait dugaan pemerasan yang diduga melibatkan oknum wartawan terhadap seorang kepala sekolah di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. AMKI mendorong persoalan tersebut diproses sesuai fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.

Setiap bentuk tekanan atau intimidasi, apabila benar terjadi, dinilai perlu mendapat perhatian karena dikhawatirkan dapat berdampak terhadap kondisi psikologis anak-anak yang masih berada dalam usia belajar.

Oleh sebab itu, AMKI mengajak seluruh pihak menjaga iklim pendidikan tetap kondusif dan menyelesaikan setiap persoalan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

DPC AMKI Sukabumi Raya juga mendorong pihak sekolah, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), serta Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi agar tidak ragu melaporkan dugaan tindak pidana apabila terdapat bukti dan fakta hukum yang memadai.

Rayrobbend menilai proses hukum merupakan langkah yang tepat agar persoalan dapat diuji secara objektif tanpa membangun opini yang berlebihan.

> “Kami mendukung penuh Polres Sukabumi Kota untuk mengusut dan mengungkap dugaan kasus ini melalui penegakan hukum yang profesional, objektif, dan akuntabel,” katanya.

AMKI: Kebebasan Pers Harus Disertai Tanggung Jawab

AMKI menegaskan dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen terhadap supremasi hukum sekaligus upaya mendorong perlindungan masyarakat dari praktik-praktik yang merugikan.

Tulis Komentar

Komentar