Seputarpublik.com || JAKARTA – Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK) tengah menggelar bedah buku “Memberantas Korupsi Sembari Korupsi” di Gedung Tempo, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2026).
Forum tersebut membahas buku setebal sekitar 300 halaman yang memuat hasil investigasi KOSMAK mengenai sejumlah perkara yang oleh organisasi tersebut diklaim berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan kewenangan, pemerasan, penyuapan hingga tindak pidana pencucian uang.
KOSMAK menyebut buku tersebut terdiri atas tujuh bab dan menguraikan enam kelompok dugaan perkara yang dinilai perlu mendapatkan perhatian serta pendalaman lebih lanjut dari aparat penegak hukum.
Materi buku antara lain menyoroti periode ketika Febrie Adriansyah menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan Kejaksaan Agung, termasuk sebagai Direktur Penyidikan pada Jampidsus dan kemudian Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.
KOSMAK menegaskan, berbagai materi yang dimuat dalam buku merupakan hasil investigasi dan pandangan organisasi yang masih harus diuji melalui proses hukum serta pembuktian berdasarkan alat bukti yang sah.
Enam Dugaan Perkara yang Disorot KOSMAK
Dalam buku tersebut, KOSMAK menguraikan enam kelompok dugaan perkara.
Komentar