“Karang Taruna merupakan pengabdian nyata yang menunjukkan kehadiran pemuda saat masyarakat benar-benar membutuhkan. Karang Taruna juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam akselerasi kesejahteraan sosial dan pembangunan daerah,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen mendukung penguatan kelembagaan Karang Taruna agar mampu menjadi wadah pemberdayaan generasi muda sekaligus kekuatan penggerak pembangunan di lingkungan masyarakat.
Salah satu bentuk dukungan tersebut berkaitan dengan alokasi Dana Lingkar Keren. Wali Kota menyampaikan bahwa pada tahun 2028, anggaran Dana Lingkar Keren direncanakan bertambah sebesar Rp150 juta untuk mendukung kebutuhan Karang Taruna sebagai bagian dari kontribusi kepemudaan di wilayah.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya keterlibatan pemuda dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, tantangan bonus demografi, serta perkembangan era digital.
Karang Taruna diharapkan mampu mengembangkan berbagai kegiatan produktif, mulai dari bakti sosial, layanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi lokal, hingga menciptakan ruang inklusif bagi masyarakat.
Momentum pelantikan tahun ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang jatuh pada 28 Oktober 2026. Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, Wali Kota mengajak seluruh pemuda Kota Bekasi untuk menerapkan nilai-nilai tersebut melalui tindakan nyata.
Komentar