Seputar Publik / Nusantara

Jejak Langkah Jenderal Hafil, Putra Meukek Aceh Selatan

Mayor Jenderal (Purn) TNI Abdul Hafil Fuddin, putra Meukek, Aceh Selatan Mayor Jenderal (Purn) TNI Abdul Hafil Fuddin, putra Meukek, Aceh Selatan

Lelaki handsome ini mengaku tak habis pikir bagaimana cara pemimpin di Aceh mengelola APBA jumbo yang jumlahnya mencapai Rp17 hingga Rp19 triliun tapi penduduknya—cuma sekitar 5 juta jiwa—bisa dilabeli daerah miskin kedua di Sumatra. “Tata kelola pemerintahannya, tata kelola keuangannya, dan ini yang kita cari solusinya kenapa bisa terjadi seperti itu?” ungkap Jendral Hafil prihatin.

Menurut Jendral Hafil, selain tata kelola pemerintahan dan keuangan, banyak sektor-sektor riil di Aceh yang tak dikelola dengan baik dan benar. Padahal, sektor ini sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi dan merupakan tulang punggung ekonomi suatu daerah. “Sektor ini juga memainkan peran penting dalam membentuk pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Sektor riil, lanjut Jendral Hafil, meliputi sektor industri, pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan dan jasa. Tanpa sektor ini, produk yang dibeli di pasar tidak akan ada atau tidak mungkin bisa diproduksi dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi permintaan.

Selain itu, katanya, sektor jasa seperti layanan kesehatan, pendidikan, dan pariwisata juga sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Tulis Komentar

Komentar