Seputar Publik / Berita

Masyarakat Adat Kampung Kuta Ciamis Harapkan Kunjungan Dedi Mulyadi, Soroti Infrastruktur hingga Legalitas Tanah Ulayat

Tokoh adat Kampung Kuta di Kabupaten Ciamis menyampaikan harapan agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian terhadap sejumlah kebutuhan mendasar, mulai dari legalitas tanah ulayat, pengairan pertanian, hingga perbaikan infrastruktur dan fasilitas adat.
Masyarakat Adat Kampung Kuta di Ciamis berharap Gubernur Jawa Barat dapat berkunjung langsung untuk melihat potensi sekaligus berbagai persoalan yang masih dihadapi, mulai dari infrastruktur, pengairan hingga legalitas tanah ulayat. Masyarakat Adat Kampung Kuta di Ciamis berharap Gubernur Jawa Barat dapat berkunjung langsung untuk melihat potensi sekaligus berbagai persoalan yang masih dihadapi, mulai dari infrastruktur, pengairan hingga legalitas tanah ulayat.

Saat ini, seluruh warga Kampung Adat Kuta memeluk agama Islam. Kampung tersebut berada di wilayah paling timur Provinsi Jawa Barat dan berbatasan langsung dengan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kampung Adat Kuta memiliki luas sekitar 185 hektare dengan jumlah penduduk sebanyak 97 kepala keluarga. Sebanyak 31 hektare di antaranya merupakan kawasan Leuweung Tutupan atau hutan larangan yang dijaga ketat kelestariannya.

Sementara itu, sekitar 10 hektare dimanfaatkan sebagai sawah tadah hujan dan sisanya berupa lahan huma yang ditanami berbagai komoditas, seperti pohon aren, kopi, dan kelapa.

Meski mampu menghasilkan gula aren dan gula semut berkualitas baik secara tradisional, masyarakat mengaku belum dapat mengoptimalkan sektor pertanian akibat keterbatasan pasokan air.

"Ketika musim kemarau, warga tidak hanya kesulitan mengelola lahan pertanian, tetapi juga mengalami keterbatasan air untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi dan memasak," ujar Abah Anton.

Ia menambahkan, produksi gula aren dan gula semut mengalami peningkatan setelah masyarakat mendapatkan pendampingan teknis dari pihak yang disebut sebagai perwakilan kepercayaan Hashim Djojohadikusumo.

Tulis Komentar

Komentar