Tambahan anggaran tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat berbagai program prioritas, antara lain:
Penguatan infrastruktur teknologi informasi Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil);
• Dukungan terhadap belanja wajib dan kegiatan prioritas nasional;
• Penguatan layanan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD RI);
• Penyelenggaraan pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN);
• Pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah di daerah.
PNBP Lampaui Target Hingga 225,30 Persen
Selain dari sisi belanja, Kemendagri juga mencatat capaian positif pada sektor penerimaan negara.
Hingga akhir 2025, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kemendagri mencapai Rp1,22 triliun, atau 225,30 persen dari target sebesar Rp545,62 miliar.
Menurut Tito, capaian tersebut terutama didorong oleh layanan akses pemanfaatan data dan dokumen kependudukan yang dikelola oleh Ditjen Dukcapil.
Pertahankan Opini WTP Ke-12 Berturut-turut
Dalam kesempatan itu, Tito juga menyampaikan bahwa Kemendagri kembali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas penyajian laporan keuangan tahun 2025.
Prestasi tersebut menjadi WTP ke-12 secara berturut-turut sejak tahun 2014.
Komentar