
Dr. Wahyudin juga mengungkapkan bahwa BPS telah memilih Desa Anjani, Kabupaten Lombok Timur, sebagai salah satu lokasi survey. Desa ini memiliki jumlah PMI terbanyak, mencapai 509 orang.
“Kami telah melakukan diskusi intensif bersama Pemerintah Daerah Lombok Timur, dengan dukungan dari BPS RI, BRIN, dan pemerintah daerah setempat, guna memastikan keberhasilan program ini,” tambahnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., MM, dan Kepala Bidang Statistik Diskominfotik NTB, Drs. H. L. Sastrawiria, MM, yang turut mendukung upaya penyelenggaraan program Satu Data Imigran Internasional yang begitu penting bagi NTB.
(Team SP)
Komentar