Seputar Publik / Opini

Purbaya Diganti Suahasil, Kebijakan Pajak, Restitusi dan TKD Jadi Sorotan

Pergantian Menteri Keuangan belum disertai penjelasan resmi mengenai alasan pemberhentian Purbaya. Pengamat menyoroti kebijakan perpajakan, restitusi dan Transfer ke Daerah (TKD), sementara pemerintah menegaskan pentingnya menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN.
Praktisi hukum Carrel Ticualue; Pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa digantikan Suahasil Nazara. Sejumlah kebijakan fiskal menjadi sorotan publik. Praktisi hukum Carrel Ticualue; Pergantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa digantikan Suahasil Nazara. Sejumlah kebijakan fiskal menjadi sorotan publik.

“Akibat pemeriksaan pajak selama Purbaya menjabat Menkeu yang kebablasan, disertai sidak Menkeu yang sembrono terhadap perusahaan-perusahaan yang dinilainya melakukan pelanggaran perpajakan, tanpa ada pembinaan yang memadai agar perusahaan-perusahaan tersebut tetap bisa eksis,” kata Carrel, Selasa (15/9/2026).

Carrel, yang juga Koordinator Perekat Nusantara, mengatakan gangguan terhadap aktivitas perusahaan berpotensi memberikan dampak berantai kepada mitra usaha, pekerja hingga penerimaan negara.

“Konsekuensinya, negara kehilangan pendapatan pajak rutin dari perusahaan-perusahaan tersebut. Apalagi disertai pengangguran bertambah, sementara angkatan kerja baru tidak bisa terserap mendapatkan pekerjaan,” ujarnya.

Carrel juga menyoroti persoalan restitusi pajak. Menurut dia, keterlambatan pengembalian kelebihan pembayaran pajak kepada wajib pajak dapat menekan arus kas perusahaan dan pada akhirnya memengaruhi kegiatan usaha.

Persoalan restitusi sempat menjadi perhatian selama masa Purbaya. Namun, Purbaya sebelumnya membantah adanya pembatasan atau kuota pencairan restitusi dan menyatakan proses tersebut tetap berjalan sesuai ketentuan.

Karena itu, klaim bahwa dana restitusi secara umum “ditahan” perlu dibedakan dari adanya keluhan atau hambatan pencairan pada kasus tertentu.

Tulis Komentar

Komentar