Pada kesempatan tersebut, Rano juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas doa masyarakat kepada dirinya dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung selama setahun memimpin Jakarta.
> “Alhamdulillah, kemarin genap satu tahun kami memimpin DKI Jakarta. Tentu satu tahun belum cukup untuk menyelesaikan seluruh persoalan Jakarta yang begitu kompleks,” tuturnya.
Lebih lanjut, Rano mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan memperkuat toleransi antarumat beragama selama Bulan Suci Ramadan.
> “Toleransi beragama adalah fondasi yang diajarkan sejak kecil oleh orang tua kita. Kita mungkin berbeda latar belakang, tetapi dipersatukan sebagai bangsa Indonesia. Di situlah kolaborasi dalam keberagaman masyarakat Jakarta terlihat nyata,” ujarnya.
Rano juga memberikan penghormatan khusus kepada Haji Karim Oei, sosok yang namanya diabadikan sebagai yayasan pengelola Masjid Lautze. Menurutnya, Karim Oei merupakan teladan dalam hal integritas, nasionalisme, dan inklusivitas.
> “Haji Karim Oei adalah sosok three in one: pebisnis sukses, pejuang nasional yang gigih melawan kolonialisme, serta tokoh agama yang tawadhu setelah menjadi mualaf. Semangat inklusivitas beliau harus terus hidup di masjid ini,” ucap Rano.
Ia berharap Safari Ramadan ini dapat mempererat ukhuwah islamiyah dan membawa keberkahan bagi Jakarta.
> “Mudah-mudahan Ramadan ini membawa berkah bagi Jakarta dan Allah mengaruniakan kemuliaan bagi kita semua, baik di dunia maupun di akhirat,” pungkasnya.(*/hel)
Komentar