Menurut dia, terdapat lebih dari seratus anak muda Palestina yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia. Mayoritas disebut belajar di Universitas Pertahanan, sementara sebagian lainnya tersebar di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.
Dukungan pendidikan tersebut dipandang sebagai salah satu bentuk keterlibatan Indonesia yang tidak hanya berlangsung melalui jalur politik dan diplomasi, tetapi juga melalui pengembangan kapasitas generasi muda.
Dari Diplomasi ke Kepentingan Ekonomi
Teguh juga mengaitkan keterlibatan aktif Indonesia dalam isu Palestina dengan kepentingan nasional yang lebih luas.
Menurutnya, politik luar negeri Indonesia tidak hanya berkaitan dengan amanat konstitusi dan komitmen historis terhadap Palestina, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk memperkuat posisi Indonesia dalam hubungan internasional.
Ia menilai Indonesia perlu memanfaatkan meningkatnya kepercayaan dan hubungan diplomatik dengan berbagai negara untuk membuka peluang kerja sama ekonomi, memperluas pasar, serta meningkatkan akses produk nasional ke pasar global.
Komentar