Komitmen Indonesia Disebut Memiliki Akar Sejarah
Teguh menjelaskan, dukungan Indonesia terhadap Palestina bukan merupakan kebijakan yang baru muncul. Menurut dia, komitmen tersebut telah memiliki akar sejarah yang panjang.
Ia mencontohkan hubungan Indonesia dengan Palestina pada awal dekade 1990-an. Saat Organisasi Pembebasan Palestina atau PLO menghadapi persoalan finansial yang berdampak terhadap operasional sejumlah perwakilan diplomatiknya, menurut Teguh, Presiden Soeharto pada masa itu meminta agar keberadaan perwakilan Palestina di Jakarta tetap dipertahankan.
Teguh melihat dukungan tersebut sebagai bagian dari rangkaian sejarah hubungan Indonesia-Palestina yang kemudian terus berlanjut hingga saat ini.
Diplomasi Indonesia di Forum Internasional
Dalam perkembangan geopolitik saat ini, Teguh menilai Indonesia semakin aktif menggunakan jalur diplomasi dan multilateralisme dalam mendorong penyelesaian konflik Palestina-Israel.
Ia menyebut keterlibatan Indonesia dalam berbagai forum internasional menjadi salah satu instrumen untuk mendorong penghentian kekerasan dan mencari penyelesaian yang dapat diterima melalui mekanisme internasional.
Komentar