Seputar Publik / Berita

Warga Kembangan Minta Pemprov DKI Beri Solusi Sebelum Lokasi Parkir Ditertibkan

Warga mengaku menggantungkan mata pencaharian dari lokasi parkir selama sekitar 10 tahun dan meminta penertiban dilakukan dengan solusi serta ruang dialog.
Warga Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, meminta Pemprov DKI Jakarta memberikan solusi dan membuka ruang dialog sebelum dilakukan penertiban lokasi parkir yang selama ini menjadi sumber penghasilan masyarakat. Warga Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, meminta Pemprov DKI Jakarta memberikan solusi dan membuka ruang dialog sebelum dilakukan penertiban lokasi parkir yang selama ini menjadi sumber penghasilan masyarakat.

“Bagi kami, persoalannya bukan sekadar tempat parkir. Di balik tempat tersebut terdapat kehidupan keluarga. Ada anak dan istri yang harus kami nafkahi,” demikian salah satu poin dalam surat terbuka tersebut.

Warga mempertanyakan keberlangsungan mata pencaharian mereka apabila lokasi parkir ditutup tanpa disertai alternatif. Mereka juga menilai kebutuhan terhadap tempat parkir tetap ada karena pengunjung kawasan tidak seluruhnya menggunakan kendaraan roda empat, sementara kendaraan roda dua juga membutuhkan lokasi parkir yang aman dan tertata.

Karena itu, warga meminta pemerintah tidak hanya melakukan penertiban, tetapi juga menyediakan alternatif tempat parkir yang legal, tertib, dan aman, sekaligus tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk mencari nafkah.

Minta Penertiban Parkir Dilakukan Menyeluruh

Selain persoalan lokasi parkir, masyarakat Kembangan meminta Pemprov DKI Jakarta melakukan penertiban parkir liar secara menyeluruh di wilayah Jakarta.

Warga berharap penegakan aturan dilakukan secara adil dan tidak hanya menyasar lokasi yang dikelola masyarakat kecil.

Tulis Komentar

Komentar