Senada dengan hal tersebut, praktisi Dr. Aza El Munadiyan menilai perkembangan AI menuntut peningkatan kompetensi insan pers. Wartawan masa kini tidak cukup hanya memiliki kemampuan menulis, tetapi juga perlu memahami teknologi, keamanan digital, verifikasi informasi dan etika penggunaan AI.
Menurutnya, literasi AI menjadi kebutuhan penting agar jurnalis mampu memanfaatkan teknologi secara produktif sekaligus mengantisipasi berbagai risiko yang muncul.
Menjaga Jati Diri Jurnalisme di Tengah Perkembangan AI
Webinar tersebut menjadi ruang diskusi untuk mempertemukan perspektif legislatif dan praktisi mengenai masa depan jurnalisme di tengah perkembangan teknologi AI.
Melalui forum tersebut, penggunaan AI diharapkan tidak membuat jurnalisme kehilangan jati dirinya. Sebaliknya, teknologi diharapkan dapat menjadi instrumen untuk memperkuat kualitas pers, membantu mempercepat kerja jurnalistik serta menghadirkan informasi yang semakin akurat, kredibel dan bertanggung jawab kepada publik.
Pada akhirnya, perkembangan teknologi tidak hanya menuntut kemampuan baru bagi insan pers, tetapi juga memperkuat kembali pentingnya prinsip dasar jurnalistik: verifikasi, akurasi, etika, independensi dan tanggung jawab kepada publik.
*(Penulis; Redaksi)
Komentar