Seputar Publik / Berita

Apresiasi DPRD DKI, Warga Usia 60 Tahun Masih Semangat Sekolah Lewat Program Paket

Komisi E DPRD DKI Jakarta mendorong program pendidikan kesetaraan terus diperluas sekaligus meminta penguatan pendidikan karakter melalui kolaborasi sekolah dan orang tua.
Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M. Subki, mengapresiasi program sekolah paket yang memberikan kesempatan kepada warga putus sekolah, termasuk masyarakat lanjut usia, untuk kembali memperoleh pendidikan. Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, M. Subki, mengapresiasi program sekolah paket yang memberikan kesempatan kepada warga putus sekolah, termasuk masyarakat lanjut usia, untuk kembali memperoleh pendidikan.

Secara khusus, Subki mengapresiasi pelaksanaan program sekolah paket yang dijalankan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Barat di kawasan Tamansari.

Dalam pelaksanaannya, program tersebut memanfaatkan ruang kelas di sekolah negeri setelah kegiatan belajar mengajar reguler selesai. Dengan pola tersebut, fasilitas pendidikan yang tersedia dapat dimanfaatkan kembali untuk memberikan akses belajar kepada masyarakat.

Menariknya, peserta program sekolah paket tersebut tidak hanya berasal dari kalangan anak-anak dan remaja. Terdapat pula warga berusia sekitar 60 tahun yang masih memiliki semangat untuk mengikuti kegiatan pembelajaran.

Subki mengaku bangga melihat antusiasme warga lanjut usia yang tetap berupaya memperoleh pendidikan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar tidak dibatasi oleh faktor usia.

"Jadi anak-anak itu sekolah paket di sekolah negeri. Ketika anak-anaknya sudah pulang, masuklah mereka yang sekolah paket. Bahkan waktu itu ada yang umurnya sudah 60 tahun. Masih ikut sekolah paket. Jadi saya sangat mengapresiasi program itu," ungkapnya.

Tulis Komentar

Komentar