“Pendampingan ini dirancang bukan sekadar untuk mengubah logo atau kemasan, melainkan membangun pemahaman strategis UMKM mengenai identitas, Unique Selling Proposition (USP), hingga posisi produk di mata konsumen,” ujar Ira.
Perkenalkan Digitalisasi Identitas Visual
Salah satu inovasi yang diperkenalkan dalam program tersebut adalah Sistem Digitalisasi Identitas Visual (Brand Identity) melalui pemanfaatan teknologi desain digital.
Melalui pendekatan ini, pelaku UMKM diarahkan tidak hanya memiliki identitas visual baru, tetapi juga mampu mengelola dan mengembangkan materi komunikasi merek secara mandiri.
Teknologi desain digital dimanfaatkan untuk membantu pelaku usaha membuat serta memperbarui berbagai materi promosi tanpa harus selalu bergantung pada jasa desain eksternal untuk kebutuhan komunikasi visual rutin.
Dengan kemampuan tersebut, identitas merek diharapkan dapat diterapkan secara lebih konsisten pada berbagai saluran komunikasi, baik media cetak maupun digital.
Pendekatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemandirian pelaku UMKM dalam mengelola komunikasi pemasaran di tengah perkembangan ekosistem bisnis digital.
Komentar