Menurutnya, penandatanganan kerja sama dengan 19 mitra ditujukan untuk menghubungkan data informasi, program pembinaan, serta fasilitas promosi dari berbagai institusi dalam satu ekosistem.
“Kami menargetkan platform digital ini akan go live secara penuh pada 5 Oktober mendatang,” tambahnya.
Perluas Akses Eksportir ke Buyer Internasional
Pengembangan InaExport diharapkan dapat membantu pelaku usaha menghadapi sejumlah tantangan dalam kegiatan ekspor.
Mulai dari pemetaan pasar, pemahaman terhadap regulasi, hingga akses langsung kepada pembeli di luar negeri menjadi bagian dari kebutuhan eksportir yang ingin memperluas pasar.
Kolaborasi Kemendag dengan 19 mitra, termasuk PTPN IV PalmCo, diarahkan untuk memperkuat konektivitas tersebut melalui satu ekosistem digital.
Dengan pengembangan InaExport menjadi platform layanan ekspor terintegrasi, pemerintah dan para mitra berharap akses pelaku usaha Indonesia terhadap informasi pasar, calon buyer, promosi dagang, serta layanan pendukung ekspor dapat semakin terkoneksi.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas penetrasi produk Indonesia ke pasar global melalui pemanfaatan teknologi digital.(Red.)*
Komentar