Seputar Publik / Opini

Mutasi Besar Polri, Heru Riyadi: Masyarakat Butuh Bukti Nyata, Bukan Sekadar Pejabat Baru

Pengamat kepolisian Heru Riyadi menilai mutasi harus menjadi momentum mempercepat program prioritas, memperkuat pengawasan, meningkatkan profesionalisme, dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
Heru Riyadi menegaskan, keberhasilan mutasi Polri harus diukur dari peningkatan kualitas pelayanan, penegakan hukum yang adil, dan rasa aman yang benar-benar dirasakan masyarakat. Heru Riyadi menegaskan, keberhasilan mutasi Polri harus diukur dari peningkatan kualitas pelayanan, penegakan hukum yang adil, dan rasa aman yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Seputarpublik.com || JAKARTA, — Mutasi dan rotasi jabatan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menjadi perhatian publik. Namun, bagi masyarakat, persoalan utama bukanlah siapa yang memperoleh jabatan baru, melainkan sejauh mana perubahan tersebut mampu menghadirkan penegakan hukum yang adil, memberantas kejahatan, dan meningkatkan rasa aman dalam kehidupan sehari-hari.

Pandangan tersebut disampaikan Heru Riyadi, S.H., M.H., pengamat kepolisian, praktisi hukum, dan dosen Fakultas Hukum Universitas Pamulang (UnPam), Tangerang, Banten. Menurutnya, mutasi harus menjadi momentum untuk mempercepat pembenahan organisasi, memperkuat pengawasan, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.

Sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Heru menilai pergantian pejabat tidak semestinya berhenti pada penyegaran organisasi dan seremoni serah terima jabatan.

Tulis Komentar

Komentar