Sesi praktik difokuskan pada pemotretan sejumlah kuliner khas Betawi, seperti kembang goyang, akar kelapa, dan tape uli. Melalui pendekatan visual yang kreatif, produk-produk tersebut diharapkan semakin dikenal masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya Betawi.
Ketua Pelaksana, Rudi Pratama, mengatakan workshop tersebut dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis peserta dalam fotografi, tetapi juga mengasah kemampuan membangun narasi melalui karya visual.
"Kami berharap workshop ini tidak hanya menambah kemampuan teknis dalam fotografi, tetapi juga meningkatkan kepekaan peserta dalam menyusun sebuah cerita visual yang kuat. Sebab, sebuah foto yang baik bukan hanya indah dipandang, melainkan juga mampu menyampaikan pesan dan menginspirasi banyak orang," kata Rudi.
Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat dimanfaatkan sebagai strategi pemasaran digital sehingga produk-produk unggulan Betawi memiliki identitas visual yang lebih kuat dan mampu menjangkau pasar lebih luas.
"Semoga kegiatan ini memberikan pengalaman yang berkesan, memperluas wawasan, dan menghasilkan karya-karya fotografi terbaik yang mampu mengangkat potensi UMKM Betawi kepada masyarakat yang lebih luas," tambahnya.
Fotografi Dinilai Efektif Kenalkan Budaya Betawi
Komentar